Jumat, 24 April 2015

PENYIMPANGAN SOSIAL (MATERI SOSIOLOGI KELAS X ktsp)


Standar Kompetensi
Menerapkan nilai dan norma dalam proses pengembangan kepribadian
Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan terjadinya perilaku menyimpang dan sikap-sikap anti sosial
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat
1.      Mengidentifkasikan terjadinya perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna.
2.      Mengklasifikasi jenis-jenis perilaku menyimpang
3.      Mengidentifikasikan sifat dan macam perilaku menyimpang.
4.      Memberikan opini tentang berbagai perilaku menyimpang dalam masyarakat
PENYIMPANGAN SOSIAL

A.    KONFORMITAS DAN DEVIASI
Pada dasarnya sosialisasi selalu menghasilkan dua macam perilaku, yaitu konformitas dan deviasi.
Konformitas yaitu perilaku individu yang mengikuti nilai dan norma yang telah disepakati masyarakat.
Deviasi (perilaku menyimpang) yaitu perilaku individu yang menyimpang dari nilai dan norma yang telah disepakati masyarakat.
B.     TEORI PENYIMPANGAN SOSIAL
Ada beberapa teori yang berusaha menjelaskan penyebab terjadinya perilaku menyimpang, antara lain :
1.      Teori Labelling
Teori yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang terjadi apabila pertama kali individu melakukan penyimpangan, oleh masyarakat sudah dicap sebagai pelaku penyimpangan, apabila terulang kembali ia dianggap sebagai kebiasaan. Karena telah diberi label tersebut, individu melakukan penyimpangan kembali.
2.      Teori Psikologis
Teori yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang disebabkan oleh faktor gangguan mental.
3.      Teori Biologis
Teori yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang disebabkan oleh kelainan fisiologis (cacat fisik)
4.      Teori Sosialisasi
Teori yang menyatakan bahwa penyimpangan sosial disebabkan oleh gangguan individu dalam menyerap, menghayati dan mengamalkan nilai dan norma.
5.      Teori Fungsi (Fungsional)
Teori ini dikemukakan oleh Emile Durkheim yang menyatakan bahwa penyimpangan dilakukan karena faktor keturunan, lingkungan fisik dan lingkungan sosialnya.
6.      Teori Differential Association
Teori ini dikemukakan oleh Edwin Sutherland yang menyatakan bahwa perilaku menyimpang disebabkan oleh pergaulan yang berbeda.
7.      Teori Robert K. Merton
Teori yang menyebutkan bahwa penyimpangan sosial terjadi karena faktor struktur sosial. struktur sosial yang tidak mapan menyebabkan anomie, yaitu suatu keadaan tanpa kaidah dimana tidak terjadi keselarasan antara harapan masyarakat dengan kenyataan yang ada. Karena itu, teori ini juga dinamakan teori anomie.
Merton juga menyebutkan 5 tipe adaptasi terhadap situasi
1.      Konformitas (conformity)
2.      Inovasi (innovation)
3.      Ritualisme (ritualism)
4.      Retretisme/Pengasingan diri (retretism)
5.      Pemberontakan (Rebellion)
C.     SIFAT-SIFAT PENYIMPANGAN
1.      Penyimpangan positif, yaitu penyimpangan yang tidak merugikan orang lain, melainkan memberi manfaat bagi masyarakat.
2.      Penyimpangan negatif, yaitu penyimpangan yang bersifat merugikan bagi orang lain.
D.    BENTUK-BENTUK PENYIMPANGAN SOSIAL
1.      Penyimpangan Individual
a.       Membandel
b.      Membangkang
c.       Melanggar
d.      Perusuh/Penjahat
e.       Munafik
2.      Penyimpangan kelompok
E.     JENIS-JENIS PENYIMPANGAN
1.      Penyimpangan primer
2.      Penyimpangan sekunder
3.      SIKAP-SIKAP ANTI SOSIAL
a.       Kejahatan
(1)   Kejahatan Tanpa Korban (crime without victim)
(2)   Kejahatan Terorganisasi (organized crime)
(3)   Kejahatan Korporat (corporate crime)
(4)   Kejahatan Kerah Putih (white collar crime)
(5)   Kejahatan Kerah Biru (blue collar crime)
b.      Delinquency
c.       Tawuran antar remaja
d.      Penyimpangan gaya hidup
e.       Perilaku seks bebas (seks di luar nikah)
f.       Alkoholisme
g.      Penyalahgunaan Narkotika, dll

F.      RANGKUMAN
1.      Perilaku menyimpang terjadi apabila individu tidak dapat menyesuaikan diri dengan nilai dan norma yang telah melembaga dalam masyarakat.
2.      Sifat perilaku menyimpang dibedakan menjadi dua, yaitu penyimpangan yang bersifat positif dan penyimpangan yang bersifat negatif. Selain itu perilaku menyimpang dibedakan berdasarkan jenis dan bentuknya.
3.      Berbagai ahli mengemukakan teori penyimpangan, yang kemudian dapat dikelompokkan menjadi teori psikologis, teori sosiologis, teori biologis, teori sosialisasi, dan teori merton.


Dwi Rahmi W
SMA Negeri 1 Bawang-Batang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar