4 (empat) pilar pendidikan versi PBB melalui UNESCO, yaitu:
(1) Learning to know (belajar untuk mengetahui);
(2) Learning to do (belajar untuk mengerjakan);
(3) Learning to live together (belajar untuk hidup bersama); dan
(4) Learning to be (belajar menjadi diri sendiri).
Jumat, 22 Mei 2015
Rabu, 06 Mei 2015
wallpaper sunrise di bawang
Esok kan masih selalu terbit
Mentari kan bersinar menerangi menggantikan gelapmu
*janji mentari
Mentari kan bersinar menerangi menggantikan gelapmu
*janji mentari
Puncak Ungaran mengintip di balik bukit
Selasa, 28 April 2015
Puisi oleh Soe Hok Gie
“Mandalawangi-Pangrango”
Senja ini, ketika matahari turun
Ke dalam jurang-jurangmu
Aku datang kembali
Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
sumber gambar :
http://travel.detik.com/read/2012/03/16/155940/1869373/1025/2/4-tempat-terbaik-untuk-melihat-edelweis-di-indonesia
Senja ini, ketika matahari turun
Ke dalam jurang-jurangmu
Aku datang kembali
Ke dalam ribaanmu, dalam sepimu
Dan dalam dinginmu
Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
Dan dalam dinginmu
Walaupun setiap orang berbicara tentang manfaat dan guna
Aku bicara padamu tentang cinta dan keindahan
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima daku
Dan aku terima kau dalam keberadaanmu
Seperti kau terima daku
Aku cinta padamu, Pangrango yang dingin dan sepi
Sungaimu adalah nyanyian keabadian tentang tiada
Hutanmu adalah misteri segala
Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
Malam itu ketika dingin dan kebisuan
Hutanmu adalah misteri segala
Cintamu dan cintaku adalah kebisuan semesta
Malam itu ketika dingin dan kebisuan
Menyelimuti Mandalawangi
Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian,
Kau datang kembali
Dan bicara padaku tentang kehampaan semua
“hidup adalah soal keberanian,
Menghadapi yang tanda tanya
Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar
Tanpa kita bisa mengerti, tanpa kita bisa menawar
Terimalah, dan hadapilah”
Dan antara ransel-ransel kosong
Dan antara ransel-ransel kosong
Dan api unggun yang membara
Aku terima itu semua
Aku terima itu semua
Melampaui batas-batas hutanmu
Aku cinta padamu Pangrango
Aku cinta padamu Pangrango
Karena aku cinta pada keberanian hidup
Djakarta 19-7-1966
Soe Hok Gie
Alun-alun Mandalawangi
sumber gambar :
http://travel.detik.com/read/2012/03/16/155940/1869373/1025/2/4-tempat-terbaik-untuk-melihat-edelweis-di-indonesia
Jumat, 24 April 2015
PENYIMPANGAN SOSIAL (MATERI SOSIOLOGI KELAS X ktsp)
Standar Kompetensi
Menerapkan nilai dan norma dalam proses
pengembangan kepribadian
Kompetensi Dasar
Mendeskripsikan terjadinya perilaku
menyimpang dan sikap-sikap anti sosial
Tujuan Pembelajaran
Setelah
proses pembelajaran, siswa diharapkan dapat
1. Mengidentifkasikan terjadinya
perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna.
2. Mengklasifikasi jenis-jenis perilaku
menyimpang
3. Mengidentifikasikan sifat dan macam perilaku
menyimpang.
4.
Memberikan opini
tentang berbagai perilaku menyimpang dalam masyarakat
PENYIMPANGAN SOSIAL
A.
KONFORMITAS DAN DEVIASI
Pada dasarnya sosialisasi selalu menghasilkan dua macam perilaku, yaitu
konformitas dan deviasi.
Konformitas yaitu perilaku individu yang mengikuti nilai dan norma yang
telah disepakati masyarakat.
Deviasi (perilaku menyimpang) yaitu perilaku individu yang menyimpang
dari nilai dan norma yang telah disepakati masyarakat.
Pengendalian Sosial (Materi Sosiologi kelas X KTSP)
Standar Kompetensi
Menerapkan nilai dan norma dalam proses
pengembangan kepribadian
Kompetensi Dasar
Menerapkan
aturan-aturan sosial dalam kehidupan bermasyarakat
Tujuan Pembelajaran
Setelah proses pembelajaran, siswa diharapkan
dapat :
1. Mendeskripsikan berbagai cara pengendalian
sosial
2. Mengidentifikasi jenis-jenis lembaga
pengendalian sosial
3. Mendeskripsikan akibat tidak berfungsinya
lembaga sosial
4.
Mendefinisikan
aturan-aturan sosial dalam kehidupan masyarakat
PENGENDALIAN
SOSIAL
A.
PENGERTIAN
Langganan:
Komentar (Atom)

